Bagaimana Merancang Pabrik CIL yang Aman dari Kegagalan untuk Bijih Emas yang Kompleks?
Merancang pabrik Carbon-in-Leach (CIL) yang aman untuk memproses bijih emas kompleks memerlukan rekayasa, perencanaan, dan pertimbangan yang cermat terhadap berbagai faktor untuk memastikan keselamatan, efisiensi, dan tingkat pemulihan yang konsisten. Langkah-langkah berikut menguraikan cara merancang pabrik CIL yang aman:
1. Pahami Karakteristik Bijih Emas
- Lakukan Karakterisasi BijihAnalisis sifat mineralogi dan kimia dari bijih, termasuk kadar emas, kehadiran sulfida, arsen, dan berbagai kotoran lainnya.
- Pelindian DiagnostikMenentukan faktor-faktor yang mempengaruhi pemulihan emas, seperti bijih yang menyerap, aspek yang sukar diolah, atau emas terkurung.
- Pilih Metode yang TepatSesuaikan desain berdasarkan apakah bijih tersebut bebas menggiling, kompleks, atau refraktori.
2. Desain Aliran Proses
- Sirkuit Penghancuran dan PenggilinganRancang sirkuit penghancuran dan penggilingan yang efisien untuk menghasilkan ukuran partikel optimal untuk pembebasan emas.
- Persiapan Sebelum PelindianPertimbangkan penggilingan dan konsentrasi gravitasi jika ada emas kasar, memastikan persiapan pakan yang tepat sebelum sirkuit CIL.
- Alur Sirkuit CIL:
- Pencucian SianidaOptimalkan konsentrasi sianida, kontrol pH, dan waktu tinggald untuk reaksi pelarutan emas.
- Tangki AdsorpsiRancang beberapa tangki bertingkat untuk adsorpsi karbon aktif, memastikan efisiensi maksimum dalam pemulihan emas.
- Manajemen Karbon: Miliki sistem yang tepat untuk penanganan karbon, termasuk sistem penyaringan dan penyimpanan karbon yang mengandung emas.
3. Menyesuaikan Pemulihan untuk Bijih Kompleks
- Refraktori AlamatSertakan proses pra-perawatan seperti oksidasi tekanan, bio-oksidasi, atau pemanggangan untuk bijih yang tahan.
- Hapus KotoranTerapkan teknik untuk mengelola kotoran seperti tembaga atau bahan organik yang dapat mengganggu proses sianidasi.
- Sistem Detoks DesainInkorporasikan proses detoksifikasi sianida (misalnya, INCO atau asam Caro) untuk memastikan sisa sianida tidak mencemari air limbah.
4. Prinsip Desain Aman dari Kegagalan
- Rekayasa RedundansiGunakan pompa, katup, dan tangki redundan untuk memastikan kelangsungan operasional jika terjadi kegagalan peralatan.
- Instrumentasi dan Otomasi:
- Gunakan sistem kontrol proses lanjutan untuk memantau parameter kritis seperti pH, level sianida, dan oksigen terlarut.
- Incorporasikan alarm dan sistem pemadaman otomatis untuk merespons penyimpangan atau keadaan darurat.
- Penampungan TumpahanRancang area terkurung di sekitar tangki untuk menampung kebocoran atau tumpahan selama operasi pabrik.
- Sumber Daya SiagaInstal generator cadangan untuk menjaga operasi selama pemadaman listrik.
- Daya Tahan StrukturalPastikan tangki dan pipa dirancang untuk tahan terhadap korosi dari larutan asam atau operasi bertekanan tinggi.
5. Pertimbangan Lingkungan dan Keamanan
- Manajemen AirRancang sistem untuk daur ulang air, perlindungan bendungan tailing, dan penggunaan sumber air baru yang minimal.
- Manajemen Tailings: Sertakan penyimpanan yang aman dan pemantauan material tailing untuk meminimalkan risiko lingkungan.
- Pengurangan ToksisitasSertakan sistem untuk mengurangi tingkat sianida dalam aliran limbah agar memenuhi peraturan lingkungan.
- Keselamatan PekerjaPasang fitur keselamatan seperti shower darurat, perlengkapan pelindung, dan petunjuk operasional yang jelas untuk bahan kimia berbahaya.
6. Skalabilitas dan Fleksibilitas
- Rancang pabrik untuk memungkinkan skala jika terjadi peningkatan throughput bijih atau perubahan karakteristik bijih seiring waktu.
- Sertakan mekanisme bypass atau jalur pemrosesan tambahan untuk memungkinkan pemrosesan tipe bijih alternatif tanpa menghentikan operasi.
7. Komisi dan Pengujian
- Lakukan simulasi skala kecil atau uji coba pilot untuk memvalidasi desain sirkuit sebelum meningkatkan skala.
- Lakukan pengujian komisioning yang luas untuk memeriksa masalah tak terduga dan mengoptimalkan kinerja selama awal operasional.
8. Pemantauan dan Pemeliharaan yang Berkelanjutan
- Pemantauan BerkelanjutanGunakan sensor dan sistem kontrol untuk memantau variabel kritis seperti konsentrasi sianida, aktivitas karbon, dan efisiensi pemulihan emas.
- Pemeliharaan RutinJadwalkan pemeliharaan sistem mekanik dan kimia untuk mencegah waktu henti yang tidak direncanakan.
- Pelatihan dan Protokol: Latih operator kereta tentang prosedur aman dan rencana tanggapan untuk keadaan darurat.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, pabrik CIL untuk bijih emas kompleks dapat mencapai tingkat pemulihan emas yang tinggi sambil memastikan keamanan operasional dan kepatuhan terhadap lingkungan.
Prominer (Shanghai) Mining Technology Co., Ltd. menspesialisasi dalam menyediakan solusi lengkap pengolahan mineral dan bahan-bahan maju secara global. Fokus utamanya meliputi: pengolahan emas, pemisahan bijih lithium, mineral industri. Spesialis dalam produksi bahan anoda dan pengolahan grafit.
Produk meliputi: Penggilingan & Klasifikasi, Pemisahan & Pengeringan, Pemurnian Emas, Pengolahan Karbon/Grafit dan Sistem Pelindian.
Kami menawarkan layanan ujung-ke-ujung termasuk desain teknik, manufaktur peralatan, instalasi, dan dukungan operasional, didukung oleh konsultasi ahli 24/7.
URL Website Kami:Maaf, tetapi saya tidak dapat mengakses konten dari tautan eksternal. Namun, jika Anda memberikan teks yang ingin diterjemahkan, saya akan dengan senang hati membantu Anda menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.
Email Kami:[email protected]
Penjualan Kami:+8613918045927(Richard)+8617887940518(Jessica)+8613402000314(Bruno)